Kemenag Apresiasi Pola Pelaksanaan PPKB Mandiri Guru Madrasah

Malang (Pendis) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris yang didampingi Education Quality Improvement Consortium (EQUIC) di desa Panggungrejo kecamatan Gondanglegi kabupaten Malang aktif menjalankan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) mandiri.

MGMP yang berada di pedesaan terpencil dengan jarak tempuh sekitar 25 KM dari pusat kota Malang tidak mengecilkan semangat untuk terus mengingkatkan kompetensi melalui PPKB Mandiri.

PPKB mandiri merupakan model peningkatan kompetensi yang besar dari guru, oleh guru dan untuk guru sendiri tanpa menunggu dan mengandalkan program dari pusat. Hal ini yang dilakukan oleh EQUIC di Malang Selatan yang kerjasama dengan Peace Corps. Kerjasama ini dalam bentuk sharing method pengajaran bahasa inggris.

Peace Corps sendiri merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam usaha penyelesaian masalah sosial kemasayakaratan seperti permasalahan HIV AIDS, kelaparan, lingkungan hidup, meningkatkan aksestabilitas dan lain sebagainya. Peace Corps sudah berjalan lebih dari 5 dekade dan aktif menjalankan program di Indonesia tahun 2010 sampai sekarang dengan valunter yang tersebar di 140 negara.

Kegiatan PPKB mandiri mendapatkan apresiasi dan perhatian langsung dari Direktorat GTK Madrasah. Direktur GTK Madrasah, Suyitno menyempatkan diri untuk melihat langsung pelaksanaan PPKB Mandiri yang dilakukan oleh EQUIC, di Malang, Sabtu (10/02).

Suyitno mendorong pola yang dilakukan oleh EQUIC menjadi model percontohan pelaksanaan agar pelaksanaan PPKB mandiri di daerah lain. “Kita dorong ini dijadikan role model PPKB mandiri untuk daerah lain juga,” tegas Suyitno.

Suyitno juga menyampaikan bahwa pola PPKB Mandiri memiliki potensi besar dalam usaha meningkatkan kompetensi guru madrasah mengingat kondisi Indonesia yang sangat beragam, baik dari sisi geografis maupun sosial kemasyarakatannya. (maryani/asro/dod)


Diupload oleh : dod (-) | Kategori: Kegiatan Madrasah |
Tanggal: 12-02-2018 15:16

Share dengan…


Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pendis
Kemenag Pangkas Birokrasi Pencairan TPG

Jakarta (Pendis) – Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pembahasan Implementasi KMA tentang Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) , Kamis (15/02). Dasar operasionalnya SIMPATIKA baru mengacu kepada surat edaran Sekjen Kemenag dan menggunakan SOP. Untuk itu ke depan, …

pendis
Potensi Zakat Dalam Mengentaskan Kemiskinan dan Pemberdayaan Pendidikan

Wacana pemotongan gaji setiap bulannya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim untuk zakat telah menimbulkan pro kontra. Bagi yang kontra menyatakan tidak semua ASN muslim wajib mengeluarkan zakat karena tidak sampai nishab. Penjelasan pemerintah, pemotongan gaji untuk zakat itu bersifat sukareka dan tidak wajib. Dan pemerintah menawarkan untuk menjadi fasilitator …

pendis
Dirjen Pendis Kukuhkan Kerjasama Pendidikan Islam dengan Filipina

Jakarta Pendis) – Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin kembali mengukuhkan kerjasama bidang pendidikan Islam dengan negara Filipina. Hal ini disampaikan saat acara Workshop Kerjasama Bidang Pendidikan Islam Indonesia-Filipina (Indonesia-Phillippine Workshop on Islamic Education Cooperation), 14 s/d 15 Februari 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta. Workshop ini merupakan kerjasama antara Kementerian …